MEDAN – Sebuah video yang menampilkan Lurah Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, menjadi perbincangan luas di media sosial. Video tersebut diduga memperlihatkan tanggapan bernada sindiran terhadap keluhan masyarakat mengenai pemasangan lampu jalan saat Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas (Rico Waas), melakukan kunjungan ke Kelurahan Paya Pasir.
Menanggapi polemik tersebut, Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muslimin Indonesia Sumatera Utara meminta Pemerintah Kota Medan melakukan evaluasi terhadap sikap pejabat yang dinilai tidak mencerminkan etika pelayanan publik.
Sekretaris Wilayah PW Pemuda Muslimin Indonesia Sumut, Chaerul Umam Sinaga, S.Sos, mengatakan seorang aparatur pemerintah harus mampu menjaga tutur kata dan sikap di hadapan masyarakat, terlebih saat menerima keluhan warga.
“Seorang pejabat tidak pantas menyampaikan pernyataan yang bernada mencemooh atau meremehkan masyarakat. Rakyat adalah pihak yang membayar pajak dan menjadi dasar pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, setiap keluhan harus dijawab dengan solusi, bukan sindiran,” ujar Chaerul Umam di Medan, Rabu (29/7/2026).
Menurutnya, warga yang rela menggunakan dana pribadi untuk memasang lampu jalan telah menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan dan kepentingan umum. Padahal, penyediaan fasilitas penerangan jalan merupakan bagian dari pelayanan publik yang menjadi tanggung jawab pemerintah sesuai kewenangannya.
“Ketika masyarakat harus mengeluarkan biaya sendiri demi kepentingan umum karena fasilitas belum tersedia, seharusnya pemerintah memberikan apresiasi dan segera mencari solusi. Jangan sampai muncul pernyataan yang justru melukai perasaan masyarakat,” katanya.
Chaerul menambahkan, perilaku seorang pejabat publik akan sangat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Oleh sebab itu, ia meminta Wali Kota Medan mengevaluasi pejabat yang dinilai tidak mampu menjaga etika pelayanan publik.
“Pejabat publik harus menjadi teladan dalam bersikap. Kritik dan aspirasi masyarakat merupakan bagian dari proses pembangunan yang wajib didengar dan ditindaklanjuti dengan baik,” tegasnya.
PW Pemuda Muslimin Indonesia Sumut berharap Pemerintah Kota Medan terus memperkuat budaya pelayanan yang humanis, profesional, serta mengedepankan komunikasi yang santun sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tetap terjaga.(red)













